Ads 468x60px

LDK-JS UNPAR

"Bersama Kita Bisa"

Social Icons

Tampilkan postingan dengan label BULETIN LDK. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BULETIN LDK. Tampilkan semua postingan

Etika Merayakan Peringatan Maulid Nabi

                    Raja Al-Mudhaffar Abu Sa`id Kaukabri ibn Zainuddin Ali bin Baktakin(l. 549 H. w.630 H.), menurut Imam Al-Suyuthi tercatat sebagai raja pertama yang memperingati hari kelahiran Rasulullah SAW ini dengan perayaan yang meriah luar biasa [1]. Tidak kurang dari 300.000 dinar beliau keluarkan dengan ikhlas untuk bersedekah pada hari peringatan maulid ini.
Imam Al-Hafidz Ibnu Wajih menyusun kitab maulid yang berjudul “Al-Tanwir fi Maulidi al-Basyir al-Nadzir”. Konon kitab ini adalah kitab maulid pertama yang disusun oleh ulama.
Di negeri kita tercinta ini, meskipun tidak dapat disebut sebagai Negara Islam, banyak masyarakat yang merayakannya dan telah menjadi tradisi mereka. Pemerintah pun telah menjadikan peringatan ini salah satu agenda rutin dan acara kenegaraan tahunan yang dihadiri oleh pejabat tinggi negara serta para duta besar negara-negara sahabat berpenduduk Islam. Hari peringatan maulid Nabi tekah telah disamakan dengan hari-hari besar keagamaan lainnya.

Isra Mi'raj


Bismillahirrohmaanirrohiim
Maha suci allah yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari masjidil Harom ke masjidil Aqso yang telah kami berkahi sekelilingnya agar kami perhatikan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran)
kami. Sesungguhnya Dia adalah maha mendengar lagi maha melihat. (QS.bani isra’il).

Sahabat sekalian, apakah kalian tau betapa perintah solat itu sungguh luar biasa istimewa? Pernahkah kita renungkan? Isro’ mi’roj yang telah di alami rosululloh sebagai pelipur lara rosululloh bersama kendaraan burok, yang langkahnya secepat kilat, Alloh pilihkan untuk menemani utusan allah bertemu dengan sang kholiq untuk menerima hadiah yaitu perintah SHOLAT. Ibadah yang mungkin sering kali terabaikan bahkan mungkin tertinggal. Naudzubillah, semoga kita tidak termasuk golongan orang-orang yang berbuat demikian. Ketahuilah sobat, Alloh menurunkan perintah ini tanpa perantara malaikat jibril, tidak seperti ibadah yang lainya. Alloh langsung sampaikan kepada rosululloh.
Betapa solat sangat istimewa di mata Alloh. Lalu apakah sholat sudah menjadi yang istimewa untuk kita? Hanya kita yang tau. Maka ketika kita menganggap sholat itu ibadah yang istimewa begitu pula Alloh lebih menganggap sholal kita istimewa di mata Alloh. So,sekarangn pilihan ada di tangan anda sendiri.
Hidup adalah pilihan, maka hanya ada 2 pilihan yang ada dihadapan kita yaitu fujur dan taqwa,
“Selamat menentukan pilihan”